Saturday, 20 January 2018 13:32

Training Jurnalistik Pelajar Featured

Written by
Rate this item
(1 Vote)

Jurnalistik merupakan kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai penyebarannya kepada masyarakat.

Sebelumnya, jurnalistik dalam pengertian sempit disebut juga dengan publikasi secara cetak atau online. Jurnalistik tidak hanya sebatas melalui media cetak seperti surat kabar, majalah, dan lainnya. Namun meluas menjadi media elektronik seperti radio atau televisi.

Unsur Berita

  1. Mendidik
  2. Informatif
  3. Menghibur
  4. Kontrol sosial
  5. Human interest
  6. Aktual (up to date)
  7. Magnitude (berpengaruh besar)
  8. Approximity (memiliki kedekatan)
  9. Menarik (tidak lazim, unik, kejutan)
  10. Penting (menyangkut banyak orang)

Isi berita

  1. Kepala berita (headline)
  2. Sub judul berita (anak judul)
  3. Urutan kejadian (timeline)
  4. Teras berita (lead atau intro)
  5. Tubuh berita (bodi)
  6. Kutipan (pernyataan)
  7. Arahan tulisan

Sifat dan Ciri Jurnalis

  1. Jujur
  2. Cerdas
  3. Amanah
  4. Disiplin waktu
  5. Cepat dalam beraksi
  6. Peka terhadap situasi
  7. Pemberani (bukan penakut)
  8. Tangguh dan tahan banting
  9. Selalu berprasangka mencari kebenaran

Berbicara jurnalistik, pikiran akan tertuju pada kata ‘berita’ atau ‘news’. Lalu apa itu berita? Berita (news) adalah fakta, kejadian yang terbaru (aktual); laporan fakta-fakta aktual, menarik perhatian, dinilai penting, atau luar biasa. Berita harus mengandung dan memiliki nilai baru yang mengedepankan aktualitas. Dalam mendapatkan informasi bisa dicapai melalui kegiatan dan proses jurnalistik.

Piramida Terbalik

Susunan penulisan menggunakan metode piramida terbalik. Metode ini lebih menonjolkan inti berita saja. Atau dengan kata lain, lebih menekankan hal-hal yang khusus (penting) yang kemudian dilanjutkan dengan yang tidak penting. Selain itu, dalam setiap tulisan mengedepankan unsur-unsur fakta pada setiap bagiannya, terutama pada tubuh berita. Dalam penulisan berita, senantiasa meminimalkan aspek non faktual yang pada kecenderungannya akan menjadi opini.

Fakta Berita (5W + 1H)

  1. Who, siapa yang terlibat di dalamnya?
  2. What, apa yang terjadi dalam peristiwa?
  3. Where, di mana terjadinya peristiwa?
  4. Why, mengapa peristiwa itu terjadi?
  5. When, kapan terjadinya peristiwa?
  6. How, bagaimana teknis terjadinya?

Bentuk jurnalistik lain di media cetak atau online berupa opini. Bentuknya bisa berupa tajuk rencana (editorial), artikel opini, atau surat pembaca

Penyajian Berita

  1. Sesuai kaidah 5 W + 1 H
  2. Bahasa sesuai KBBI & EYD
  3. Memenuhi unsur-unsur berita
  4. Digali dari semua sudut pandang
  5. Hard news, soft news, indepth news (analisa)
  6. Disajikan sesuai dengan ruh media yang bersangkutan
Read 189 times
CV. Rezeki Lumintu Abadi

Town House Anggrek Sari Blok G/2 Kel. Taman Baloi Kec. Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia, 29463, Tel. (+62) 778-4801831, Mobiles (+62) 812-6850-3533, WhatsApp Only (+62) 813-2871-2147, E-mail: info[at]rezekilumintu.co.id | NPWP 74.941.304.3-225.000 Norek BRI 151-60-10000-24305 a/n CV. Rezeki Lumintu Abadi

More in this category: Satu Jam Bisa Menulis Berita »

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Copyright

App Infomation

Resources

Download app

WhatsApp Chat

Our website is protected by DMC Firewall!